Langsung ke konten utama

kembali

after months ngga nulis di blog terakhir itu oktober tahun lalu 2018, finally bisa memaksa diri untuk nulis lagi HAHA.

Bingung mau mulai dari mana, banyak hal yang ingin dibagi sih sebenarnya. Tahun 2019 mungkin sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. ngerasa kalo tahun ini gw lebih punya tujuan, maksudnya punya hal-hal apa yang pengen dicapai. gue jadi lebih bisa dan sering berdamai dengan diri gue sendiri, lebih akrab dan kebuka dari biasanya.



Awal tahun lalu gue memang nulis apa aja yang ingin gue capai ditahun ini, hal apa aja yang ingin gue lakuin tahun ini dan hal apa aja yang pengen gue inginkan ditahun ini. semuanya gw catatat dan sebagian gw tempel gambar-gambar yang berhubungan dengan itu. tanpa gue sadar sebanarnya sebagian dari apa yang gue tulis dan gue catat emang tercapai dan terealisasikan.

gue memang tipe orang yang suka dengan hal-hal baru, apapun yang menurut gue asik dan masuk akal gue masuk ke dunia itu. Januari kemaren gue coba untuk daftar program disalah satu pesantren ternama di Kota Bandung, programnya berlangsung selama 3 bulan dan gue harus bolak-balik kalo dipikir-pikir menghabiskan tenaga, biaya dan waktu istirahat. Tapi alhamdulilah akhirnya bisa sampe diwisuda dibulan April.

Kurang lebih dari akhir 2018 gue sangat tertarik banget sama isu-isu lingkungan yang sedang terjadi di dunia dan indonesia, yaitu masalah limbah atau sampah. Gue mencoba untuk memahami masalah-masalah yang terjadi, dan terjun untuk bersuara akan hal itu. Gue juga mencoba untuk menerapkan hal itu pada diri gue sendiri, sembari mengkampanyekan agar orang-orang disekitar gue juga sadar akan itu dan salah satu yang bikin gue seneng banyak yang mendukung gue, banyak yang juga ikut mencoba untuk berproses bersama.

mungkin sebagaian dari apa yang gue capai belum terealisasikan, dan mungkin bukan cuma akan terbatasi oleh akan berakhirnya  2019 tapi apa yang ingin gue capai ini pasti akan terealisasikan sampai waktu itu tiba.

gue cuma pengen bilang pada diri gue sendiri terimakasih tris sudah mau berjuang sampai saat ini dan akan terus berjuang sampai kapanpun. Terimakasih sudah mau keluar dari zona nyaman dan bangkin untuk membuka mata. Terimakasih sudah mau belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Terimakasih sudah  mau berani membuka hati untuk orang baru. Terimakasih sudah ingin berdamai dengan diri sendiri dan terimakasih karna telah menghargai diri sendiri.

pesan buat tris, jangan takut untuk selalu jadi diri sendiri, tris yang peduli lingkungan, tris yang blak-blakan, tris yang peduli kemanusiaan, tris yang jujur, tris suka dengan hal-hal baru, tris yang selalu berbuat baik ke yang lainnya

Postingan populer dari blog ini

BERANI DATANG KE PSIKOLOG

Gue pikir setiap orang punya masalah dengan porsi yang berbeda-beda. Dengan orang yang dari luar terlihat bahagia terlihat tanpa beban, mereka pun punya masalah yang bedanya mereka hebat untuk menutupi masalahnya tersebut.  Gue iri banget dengan orang yang bisa nutupin masalah yang  mereka punya.  Kalo ditanya "kamu punya masalah apa sih tris?" "kamu kenapa tris?" atau apapun pertanyaan orang-orang ke gue yang semua itu sebenarnya menandakan kepedulian mereka ke gue. Okeeee, gue memang 3 minggu terakhir ngerasa menunjukan perbedaan dari biasanya. Itu karena gue ngerasa ga sedang dalam keadaan baik-baik saja. Gue manusia biasa, manusia yang punya masalah, punya masalah lalu dan berakibat hadirnya rasa sedih, kecewa, marah, takut, cemas dan lainnya.  Apa yang gue rasa dan dilihat oleh orang-orang mungkin bisa dikatakan apalah lebay, apasih gitu doang, tuh tuh kurang ibadah atau apapun yang mungkin mereka bisa bilang gue berlebihan. Tapi gue ga peduli apapun i...

MENTAL ILLNESS

Senin kemaren aku cari tau tentang kesehatan mental di google karena beberapa hari terakhir pikiran aku kacau, dan aku nemu artikel tentang Mental illness. Mental illness adalah ganguan jiwa atau penyakit jiwa yang dialami oleh seseorang dan mempengaruhi emosi, pikiran dan tingkah laku orang tersebut. Gangguan jiwa bisa dialami oleh siapa saja, anak-anak, remaja, dewasa atau bahkan lanjut usia. Ada beberapa gangguan yang paling banyak pengidapnya:

pelajaran

Semua yang bisa aku ambil pelajarannya aku jadikan itu guru. Aku banyak belajar dari apa yang aku temui selama aku ada sampai saat ini. Entah itu seekor makhluk hidup atau sebuah benda mati sekalipun. Jika itu bisa membuat saya sadar apa itu pantas atau tidak untuk dijadikan pelajaran.